BELAJAR

SMK NEGERI 8 MALANG BISA
SELAMAT DATANG DI SEKOLAH KAMI
PRESENTASI YES NARKOBA NO
KAMI BISA
SEENGGAJA NAMAKU LLANNY PAPUA
SEMOGA SUKSES SELALU

Rabu, 30 Maret 2016

BAB II PROFIL PERUSAHAAN CV. MGN Fiber optic Solution

BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
CV. MGN Fiber optic Solution

2.1     SEJARAH CV. MGN Fiber optic Solution
CV.MGN Fiber optic Solution berdiri pada tahun 2009, dengan latar belakang sumber daya yang berkompeten pada bidang dan keahlian yang berbeda. Maka dengan percaya diri dan rasa optimis maka berdirilah perusahaan ini.
CV.MGN Fiber optic Solution, Consultant and Supplier berdiri sesuai dengan  pengesahan  pengadilan Negeri Malang. Bidang usaha   yang ditangani meliputi bidang : Konsultan, Kontrakor, dan General Supplier pada semua aspek jaringan fiber optic , mulai dari trading, instalasi , troubleshooting, serta maintenance.
Personal yang kami miliki mempunyai kemampuan  dalam  bidang fiber optic , konstruksi jaringan Fiber optic , perencanaan, pengawasan dan  pemeliharaan jaringan fiber optic yang sudah malang melintang pada perusahaan – perusahaan besar. Kami mempunyai pengalaman yang cukup pada pekerjaan  Instalasi Jaringan Fiber optic,  Perakitan Cabinet untuk terminasi fiber optic, Splicing (Penyambungan Fiber optic), Troubleshooting, serta Jasa Terminasi Layanan Fiber optic sampai masuk kedalam rumah. Sedangkan pada bidang lain kami juga berpengalaman menangani bidang perdagangan  umum.

2.2     VISI DAN MISI
2.2.1  VISI PERUSAHAAN
1. Menjadi perusahaan penyedia produk dan jasa telekomunikasi pada perusahaan nasional dengan professional, handal dan tanggungjawab
2. Menjadi perusahaan yang memiliki tanggung jawab social secara internal maupun eksternal perusahaan


2.2.2   MISI PERUSAHAAN
1. Menyediakan produk dan jasa dengan kualitas yang baik pada costumer yang ditekankan pada pelayanan yang baik dan memuaskan
2. Memberikan pelayanan yang cepat, akurat dan berkualitas
3. Membangun hubungan jangka panjang pada setiap costumer yang berfokus pada kualitas dan profesionalisme


LAPORAN PKL MGN CV FIBER OPTIK SOLUTION

BAB I
PENDAHULUAN
1.1        LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi berkembang demikian pesat di berbagai bidang terlebih dalam kegiatan industri, hal ini membutuhkan seorang tenaga ahli atau lebih sering dikenal dengan teknisi guna menunjang aset teknologii yang ada. Dalam hal ini keahlian, ketrampilan, serta profesionalisme sangat dibutuhkan.
Politeknik Kota Malang adalah perguruan tinggi di Indonesia yang diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang professional dan mampu berkompeten dalam kegiatan itu sendiri. Maka dari itu Politeknik Kota Malang dituntut untuk dapat menyesuaikan kurikulum pendidikannya dengan perkembangan lapangan pekerjaan yang sesungguhnya, khususnya dalam kegiatan dunia industri. Sering kita temui lulusan dari perguruan tinggi yang mengalami keterkejutan, mereka belum siap menghadapi kenyataan yang ada dalam dunia industri yang menggunakan teknologi maju dibandingkan dengan dunia pendidikan.
Karena adanya hubungan kerjasama dengan dunia industri maka kekurangan yang ada dalam bangku kuliah dapat diatasi dengan kemampuan mahasiswa di luar institusi. Diharapkan agar mahasiswa benar – benar mengetahui dan mengerti akan sistem dan teknologi yang semakin berkembang. Politeknik Kota Malang bertujuan untuk mewujudkan ahli madya yang professional dan berkompeten dalam kegiatan industri.
Dengan pertimbangan di atas, maka saya memilih CV. MGN Fiber Optic Solution sebagai tempat praktek kerja industri untuk menerapkan ilmu dan wawasan. Dengan mempertimbangan perkembangan industri yang semakin pesat, maka perlu bagi industri untuk melakukan kerja sama dengan Perguruan Tinggi sehingga dapat menghasilkan tenaga ahli dan SDM yang dapat berkempoten dalam bidang ini.

1.2        TUJUAN
Adapun tujuan dari praktek kerja industri adalah :
1.      Mengetahui prosedur kerja secara langsung dan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa itu sendiri
2.      Menambah wawasan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja sesungguhnya
3.      Sinkronisasi antara ilmu yang diterima dari kampus dengan lingkungan kerja secara langsung
4.      Dapat mengetahui sistematika kerja dan arsitektur jaringan fiber optic yang ada di dalam CV. MGN Fiber Optic Solution
5.      Membantu mahasiswa dalam pengembangan diri dan mengetahui perkembangan sistem perangkat yang ada dalam perusahaan.

1.3        PERUMUSAN MASALAH
1.      Mempelajari sistem komunikasi Fiber Optic secara langsung
2.      Mempelajari Prosedur dari Proses Pengukuran kabel Fiber Optic
3.      Metode Instalasi Jaringan Fiber Optic sesuai prosedur dan standartisasi

1.4       METODOLOGI
Tahapan kegiatan praktek kerja industri yang akan dilakukan antara lain terdiri dari :
1.      Sosialisasi
2.      Pengarahan dari pembimbing perusahaan
3.      Terjun langsung ke lapangan
4.      Pemberian tugas oleh pembimbing perusahaan
5.      Diskusi
6.      Evaluasi hasil PKL dengan materi yang sudah didapat
Untuk pelaksanaan tahapan di atas, disesuaikan dengan kondisi perusahan   
yang bersangkutan.

1.5       SISTEMATIKA PENULISAN
Untuk memberikan gambaran tugas akhir ini, secara singkat dapat diuraikan
 sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB 1 : PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang, tujuan, batasan masalah, metodologi, dan sistematika pembahasan yang digunakan dalam penulisan laporan praktek kerja industri
BAB 2 : PROFIL PERUSAHAAN
Pada bab ini menjelaskan tentang profil perusahaan tempat praktek kerja industri
BAB 3 : PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
Pada bab ini akan dibahas apa saja yang dilakukan pada praktek kerja industri.
BAB 4 : PEMBAHASAN
Pada bab ini akan dibahas Arsitektur Desain Jaringan FTTx
BAB 5 : PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dan saran dari kegiatan Praktek Kerja Industri yang telah dilaksanakan Mahasiswa Politeknik Kota Malang



FOTO SAYA

SEBELUM AKU BERANGKAT DARI WAMENA 
MEMANG WAKTU ITU SAYA DENGAN TEMAN TEMAN KU  DAN PAK GURU,SEBEM KAMI BERANGKAT KE PULAU JAWA SELAMAT TINGGAL PAKGURU,
PERSAHABATAN KITA 

WAKTU SMP SEBUL KAMI UJIA NASIONAL.

TUHAN MEMANG MAHA PENGASIH DIMANAPUN KAMI BERADA TUHAN PASTI ADA UNTUK KAMI SEMUA
AKHIRNYA KAMI BISA IBADA DENGAN TEMAN TEMAN.

PUJI TUHAN SEBELUMNYA SAYA TIDAKA TAU MAIN BASKETBALL TAPI KARE TUHAN SUDAH MEMBUKA JALAN UNTUK SYA AKHIRYA SAYA BISA MAIN.

PAS SAYA PULANG DARI RENANG DENGAN TEMAN TEMAN,KEKASIH.


MAKASIH TUHAN YESUS MEMBERKATI WA WA.KINAONAK.

Alat Menyambung Kabel fiber optik

SMK NEGERI 8 MALANG

                                              belaja splicing

          Nama Wekito Wenda

            Kelas Xi TKJ D


Splicing Kabel Fiber Optic

Kali ini saya akan membahas apa sajah peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan penyambungan kabel fiber optic. Berikut ini adalah alat-alat yang digunakan:







 Splicer adalah alat yang digunakan untuk menyambung ujung kabel dengan Pig tail dan penyambungan dua kabel di dalam Joint Closure. Alat ini adalah alat yang paling penting dan sangat dibutuhkan perawatan yang baik. Kualitas splicer mulai menurun ketika telah melakukan kira-kira 1.500 kali penyambungan. Biasanya penghitungan loss db mulai tidak akurat ketika splicer sudah mencapai angka penyambungan ke 1.500.

 Gambar di samping ini adalah bagian dari splicer yang menghubungkan kedua ujung kabel. dilengkapi dengan lampu sorot mini, kamera mini, dan pengukur yang sangat presisi.
 Gambar di samping adalah heater / pemanas. Setelah kabel menjadi satu, bagian yang terbuka tadi diberi pelindung. Pelindung dipanaskan dengan heater ini agar kuat dan tidak lepas.




Cleaver merupakan alat pemotong kabel yang sangat presisi. Digunakan untuk meratakan ujung kabel agar ketika dihubungkan tidak memiliki loss decibel yang besar. Standard loss decibel yang ditetpkan oleh ICON+(PT. Indonesia Comnets Plus) adalah dibawah 0,05 db.

Pisau yang digunakan berbentuk lingkaran. ketika sudah tumpul bisa diputar ke bagian yang lebih tajam. Sisa kaca langsung masuk ke kotak pembuangan.
Tang Pengupas ini digunakan untuk mengupas kabel FO.Ada beberapa ukuran lubang yang menyesuaikan dengan lapisan-lapisan pelindung kaca fiber. Alat pemotong ini jarang dijual di pasaran, biasanya alat ini include menjadi satu tool kit.
Alkohol dan tissue digunakan untukmembersihkan kaca pada kabel fiber optic. kebersihan kaca mempengaruhi kualitas kabel pada saat dilakukan splicing. Kaca yang kotor mengakibatkan loss decibel yang besar